Minggu, 29 Desember 2013

Cinta (lagi)




Setelah menjalani berbulan-bulan yang melelahkan mengenai hati, kini kembali dihadirkan-Nya cinta yang mampu menutup luka hati yang dulu. Ada seseorang yang begitu tulus, begitu terlihatnya. Begitu memahami, menyenangkan hati, tidak pernah membiarkanku menangis, selalu memunculkan gelak tawaku saat aku bersamanya. 
 
Cinta, kamu datang di saat aku tak lagi mengharapkan cinta. Namun, kau mampu membuat hati ini kembali berharap tersemai cinta (lagi). Cinta, tahukah kamu? Aku bahagia. Karena apa? Karena Cinta yang tak hentinya membuatku jatuh cinta di setiap hari yang kulalui. Cinta, bisakah kau berhenti sedetik saja untuk tak lagi memikat seluruh dariku? Cinta, bisakah kau rasakan yang sama pada diri ini? Cinta, sejauh inikah kau menebar harumnya mawar memenuhi hingga sudut hatiku? Cinta, seperti cinta yang sebelumnya pernah kusangsikan kehadirannya, tapi ternyata kau hadir dan aku terpikat, sangat terpikat!

Cinta "krek"

Menemukan ini di draft. Late post deh hehe. Flashback boleh kan ya, biar bisa jadi pelajaran supaya nggak terulang lagi :""



Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Kondisi saat gue lagi bener-bener terpuruk soal cinta. Cinta yang awalnya gue pikir suatu rasa yang bisa bikin kita selalu melayang. Tapi ternyata cinta juga bisa bikin kita sedih tak berujung. Gue punya cerita yang gue ambil dari suatu sumber, jadi gini... Seorang pria masuk ke Cafe menceritakan sebuah lelucon. Semua orang tertawa. Lalu, pria itu mengulangi leluconnya, kali ini hanya beberapa orang saja yang tertawa. Lima menit kemudian, pria itu menceritakan kembali lelucon yang sama dan kali ini tidak ada yang tertawa. Sambil tersenyum pria itu berkata, "Bila kamu tidak bisa tertawa berulang-ulang pada lelucon yang sama, mengapa kamu menangis berulang-ulang pada masalah yang sama?" Hanya karna gagal dalam cinta, kita bisa jadi nggak nafsu makan sama sekali, ngapa-ngapain nggak ada semangat, yang dipikirin cuma doi, emangnya doi mikirin kita? Enggak. Nangis sambil baca ulang sms/bbm dari doi, sebenernya nggak perlu nangisin cowok yang mungkin udah sapu bersih semua sms/bbm dari kita. Mantengin layar handphone, berharap led merah nyala dan ada kontak dari doi, padahal doi lagi kontakan sama gebetan barunya yang udah lama doi incer. Intensitas ngecek handphone semakin sering, kadang cuma buka lock handphone, trus ditaro lagi handphone-nya, kayaknya nggak percaya banget kalo emang nggak ada kontak dari doi.

Minggu pertama, kedua, ketiga..sampe minggu ke 26, setengah tahun lebih nggak bisa move on. Masih aja kebayang-kebayang kenangan manis yang dulu sempat terukir. Kasian banget ya. Bukannya nggak mau move on, mau sih mau banget tapi kok susah ya.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.